BPPKAD | Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah | Kabupaten Grobogan

IMG20170208110040Apa yang dilakukan pemerintahan desa (Pemdes) Penganten, Kecamatan Klambu untuk meningkatkan kesadaran warga dalam membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) patut ditiru. Dimana pihak desa menyediakan beragam hadiah bagi warga yang membayar pada waktu yang sudah ditentukan, yakni Rabu (8/2/2017).

Kepala Desa Penganten Junaidi mengungkapkan, untuk pembayaran PBB didesanya diupayakan agar bisa dilakukan serempak dalam sehari. Untuk menggiring animo warga, pihaknya sudah jauh hari menggelar sosialisasi adanya pembayaran PBB massal pada waktu yang sudah ditentukan.

“Pembayaran serempak ini kami lakukan agar tidak ada tunggakan pajak yang dilakukan warga Penganten. Dengan beragam pendekatan, warga bisa menerima kebijakan yang kita lakukan ini,” ungkapnya.

Pada tahun ini surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) PBB di Desa Penganten sebanyak 2.770 lembar atau turun dari tahun 2016 sebanyak 2.793 lembar. Target PBB tahun ini sebesar Rp 62.952.355 atau naik dari tahun lalu sebesar Rp 62.662.638.

Untuk lebih menarik minat, lanjut Junaidi, pihaknya akan menyediakan beragam hadiah yang diundi saat digelar pembayaran serempak PBB. Yakni, berupa ala-alat elektronik seperti kambing, kulkas, dispenser, seterika, DVD, dan sepeda gunung. Semua wajib pajak diberikan kupon undian sehari sebelum pelaksanaan pembayaran PBB.

Rangsangan hadiah itu membuat masyarakat bergairah untuk membayar pajak. Terbukti, sebelum loket pembayaran dibuka, sudah banyak warga yang datang ke balaidesa. Hasilnya, pada hari pelaksanaan pembayaran itu, semua target PBB bisa lunas 100 persen.

“Pembayaran PBB serempak sehari ini sudah tahun ketiga kita lakukan. Semula kami targetkan dengan cara ini setidaknya pembayaran PBB bisa mencapai 90 persen. Tetapi, kenyataannya justru malah lunas 100 persen dan ini sangat membanggakan. Pekan depan kami sudah setor pajak,” kata Junaidi.

Menurutnya, hadiah yang disiapkan hanya sebagai stimulan saja. Beragam hadiah itu dibeli dari dana kas desa untuk menarik warga membayar pajak.

“Hadiah ini tidak kita berikan langsung pada tiap warga. Tetapi akan diundi. Pengundiannya akan kita lakukan Sabtu (11/2/2017) sekaligus dibarengkan dengan lelang sawah bondo desa. Pelaksanaan undian hadiah akan dimeriahkan hiburan orkes dangdut,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPPKAD Grobogan Moh Sumarsono ketika dimintai tanggapannya mengaku cukup salut dengan upaya yang dilakukan pihak Desa Penganten tersebut. Dia berharap desa-desa lainnya bisa meniru dengan menciptakan ide kreatif untuk membangkitkan semangat warga dalam membayar pajak.

"Setahu saya, se-Kabupaten Grobogan barangkali baru Desa Penganten yang berinisiatif melakukan pembayaran PBB dengan diimingi hadiah. Dan di Desa Penganten ini jadi desa yang pertama kali lunas PBB nya hanya dalam waktu sehari,” katanya. DNA