Pemkab Grobogan, Selasa (15/3/2016) mendapat tamu sejumlah pejabat dari Pemkab Kendal. Kedatangan tamu dari Kendal yang dipimpin Kepala Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Tavip Purnomo itu bertujuan untuk studi banding mengenai bantuan keuangan khusus desa.
Mereka diterima Kepala DPPKAD Grobogan Moh Sumarsono di ruang rapat wakil bupati sekitar pukul 09.00 WIB. Ikut mendampingi, Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan Pemkab Grobogan Siswanto.
"Betul, tadi ada rombongan dari pemerintah Kabupaten Kendal datang ke sini. Mereka datang untuk belajar beberapa hal mengenai bantuan keuangan khusus desa. Seperti dasar hukum, mekanisme, pelaksanaan, hasil evaluasi hingga audit dari bpk,” kata Marsono.
Menurutnya, di Kabupaten Grobogan sudah melaksanakan program tersebut sejak tahun 2014. Pelaksanaan bantuan keuangan khusus desa itu juga berdasarkan pada Permendagri No 13 Tahun 2006.
“Alokasi khusus ini untuk percepatan pembangunan insfranstruktur jalan dan jembatan. Sedangkan, untuk pendirian bangunan belum dibolehkan. Rencananya, Pemkab Kendal juga akan mengucurkan bantuan keuangan bagi desa-desa. Namun, sebelumnya mereka perlu tukar pengalaman kesini yang sudah melaksanakan program tersebut,” ujarnya.
Sementara itu, Kabag Pengendalian Pembangunan Siswanto menambahkan, Pemkab Grobogan pada tahun anggaran 2016 ini akan menggelontorkan bantuan keuangan untuk desa sebesar Rp 30,9 miliar. Dana ini akan disalurkan untuk 146 desa yang tersebar di 19 kecamatan. Jumlah pekerjaan yang dibiayai dari dana bankeu ini ada 277 paket kegiatan.
Pada tahun 2015 lalu, alokasi bankeu nilainya Rp 37 miliar yang disalurkan untuk 236 desa di 19 kecamatan. Dana sebesar ini digunakan untuk membiayai 476 paket kegiatan pembangunan infrastruktur pedesaan.
Sedangkan pada tahun 2014, dana bantuan keuangan desa sebanyak Rp 42,3 miliar yang dibagi untuk 205 desa di 19 kecamatan. Adapun jumlah pembangunan infrastrukturnya ada 478 paket pekerjaan. DNA