Featured

Pengundian Tempat Selesai Dilakukan, Pasar Pagi Purwodadi Segera Diresmikan

DSC03414Keberadaan Pasar Pagi Purwodadi dalam waktu dekat akan segera diresmikan. Hal itu ditegaskan Kepala  Dinas Perindustrian dan Perdagangan Grobogan Muryanto saat memantau pelaksanaan undian tempat jualan pedagang lama yang lokasi berjualannya ada di jalan Banyuono, Selasa (10/1/2017).

“Peresmian akan dilakukan Ibu Bupati. Kita masih koordinasi dengan bagian humas untuk menyesuaikan jadwal peresmiannya,” katanya.

Soal relokasi, akan dilakukan setelah proses peresmian dilakukan. Dijadwalkan, pada bulan Februari sudah dilakukan relokasi secara serempak dari tempat lama ke lokasi pasar baru di jalan Gajah Mada.

Menurut Muryanto, pengundian tempat jualan hari ini merupakan tahapan terakhir yang dlakukan. Sebelumnya, sudah dilakukan proses pengundian tempat jualan yang berbentuk kios dan los.

Dalam pasar tersebut terdapat tempat jualan sebanyak 604 unit. Terdiri 72 unit kios berukuran 3 x 4 meter. Kemudian, ada 464 unit los kering berukuran 2 x 1,5 meter. Sedangkan 68 unit lagi disiapkan untuk los basahan dengan ukuran  2 x 1,5 meter.

“Jadi, untuk pengundian tempat jualan yang sudah tersedia, tidak ada masalah. Baik, untuk kior, los kering maupun basahan sudah rampung,” jelas Muryanto didampingi Kabid Perdagangan Sudarso.

Pembangunan Pasar Pagi tersebut dilakukan untuk memindahkan pedagang yang berjualan di lahan bekas Stasiun Kereta Api di jalan A Yani Purwodadi. Pembuatan pasar dengan dana Rp 10,4 miliar ditempatkan diatas lahan seluas 9.000 meter persegi yang berada di Jalan Gajah Mada. Pasar yang dibangun rekanan PT Reka Esti Utama ini nanti akan digunakan untuk memindahkan 901 pedagang yang ada dilahan milik PT KAI tersebut. 

Ditambahkan, pembangunan Pasar Pagi itu dilakukan karena tempat yang selama ini dipakai pedagang dinilai sudah tidak layak untuk berjualan. Sebab, lokasinya sempit, sehingga terkesan semrawut mengingat letaknya berada di tengah kota. Yakni, di sebelah timur Pasar Induk Purwodadi.

“Selain itu, lahan itu juga milik PT KAI sehingga sewaktu-waktu bisa diambil lagi oleh pemiliknya. Oleh sebab itu, kami berupaya menyediakan tempat yang lebih representatif buat pedagang,” imbuh Muryanto. DNA

Tanya BPPKAD
Online
Halo! Ada yang bisa saya bantu terkait layanan BPPKAD Grobogan?